Climate System Study (1/5) – Global Climate System

Dua beruang es di kutub utara

Global Climate secara umum dipengaruhi oleh banyak faktor seperti matahari, posisi bumi termasuk faktor-faktor dari aktivitas manusia seperti penggunaan bahan bakar fosil yang tidak terbendung. Climate (Iklim) tidak sama dengan Weather (Cuaca). Cuaca lebih bersifat short-term, pengamatan kejadian di rentang waktu yang relatif singkat (jam/hari), sedangkan Iklim berada di rentang waktu yang relatif panjang (tahun/ratusan tahun). Cuaca dipengaruhi oleh faktor-faktor alam seperti temperatur, arah angin, awan dan tingkat kelembapan dan biasanya ditujukan kepada satu kawasan atau daerah tertentu. Sedangkan, Iklim bisa dibilang sebagai kesimpulan dari serangkaian cuaca yang terjadi dalam rentang waktu yang relatif panjang seperti hitungan musim, tahun, dekade atau bahkan era (Ice Age).

Pembagian Global Climate System

Global Climate System terdiri menjadi 5 bagian utama yang saling mempengaruhi yang mana setiap bagian ini memberi pengaruh bagaimana Iklim akan terbentuk pada rentang waktu tertentu yaitu:

1. Atmosphere
2. Lithosphere
3. Hydrosphere
4. Cryosphere
5. Biosphere

1. Atmosphere

Atmosphere (Atmosfir) merupakan lapisan gas tipis yang mengelilingi bumi kita. Perannya sangat penting dalam mengatur temperatur atau suhu yang ada di bumi. Lapisan-lapisan gas tipis ini yang akan menentukan suhu panas dan cahaya yang akan masuk ke bumi. Nah, sayangnya, belakangan ini lapisan-lapisan gas ini tidak bekerja dengan baik karena adanya gas-gas hasil produksi manusia yang membuat suhu panas tidak terefleksi atau terpantulkan dengan baik sehingga suhu panas tersebut terjebak dan membuat bumi kita menjadi sangat panas. Fenomena ini dikenal dengan istilah Greenhouse Effect (Efek Rumah Kaca) yang menjadi tantangan besar dunia internasional pada hari ini.

2. Lithosphere

Lithosphere merupakan lapisan permukaan bumi seperti tanah dan bebatuan, termasuk jalan-jalan dan bangunan hasil rekayasa manusia. Lapisan permukaan ini menentukan kemampuannya dalam menyerap energi panas yang datang dari cahaya matahari. Litosphere juga disebut sebagai bagian terluar dari bumi kita yang padat. yang bisa mempengaruhi kemana arah angin dan bagaimana pola hujan terjadi di suatu kawasan.

3. Hydrosphere

Hydrosphere, sebagaimana namanya, merupakan segala hal dalam berbentuk liquid atau air yang dapat ditemukan di bumi kita seperti lautan, sungai dan danau. Bagian ini membantu bumi untuk mengontrol tingkat suhu panas yang diterima dari matahari dengan cara membuyarkan suhu panas yang diterima melalui arus-arus yang ada di lautan. Proses evaporasi yang terjadi dari air di lautan hingga ke atmosfir menjaga suhu bumi agar tetap dingin melalui proses pembentukan hujan.

4. Cryosphere

Bagian Cryosphere terkait dengan komponen-komponen beku yang ada di bumi kita seperti es dan salju. Bagian ini sangat tampak di permukaan bumi kita sebagaimana kita lihat di daratan Greenland dan Antartika yang tertutup oleh es. Salju dan es ini turut terlibat dalam mengontrol iklim karena warna putih yang ada mampu merefleksi atau memantulkan kembali cahaya matahari keluar bumi. Disamping itu, suhu dingin yang dibawa oleh angin juga mampu membuat bumi kita tetap dingin.

5. Biosphere

Biosphere adalah hal-hal yang hidup dan bernyawa yang ditemukan di bumi. Kehidupan memeliki peran amat penting terhadap bagaimana iklim bekerja di bumi kita baik dalam kurun waktu singkat ataupun panjang. Semisal pohon-pohon rindang yang mampu menyerap senyawa karbon dioksida sehingga tidak terbang bebas di atmosfir bumi. Semakin banyak pohon-pohon yang dimiliki bumi maka akan mampu mengontrol suhu bumi dari ancaman global warming atau suhu bumi yang terus dan semakin panas dari waktu ke waktu.

Diagram Pembagian Global Climate System

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *